Faida Ubah Kebiasaan, Sidang Paripurna di DPRD Diharapkan jadi Destinasi Wisata Edukasi Politik

image_pdfsave PDFimage_printPrint this

Sidang Paripurna DPRD bersama Eksekutif diharapkan Bupati Jember dr Hj Faida MMR, menjadi destinasi wisata edukasi baru.
Faida pun berpikir out of the box. Sehingga dalam penyampaian nota pengantar Rancangan Anggaran dan Belanja Daerah RAPBD 2019 di gedung DPRD Jember, Senin (15/10/2018) dibuat unik dan berbeda.

Apa yang beda ? Selain jumlah peserta sidang dari anggota Dewan lebih banyak, undangan yang dari unsur PKK, dan elemen masyarakat juga dihadirkan dengan undangan.

“Kami sengaja merubah kebiasan sidang paripurna yang selama ini kaku agar sidang paripurna diminati masyarakat untuk hadir. Terutama kalangan pendidikan. Selama ini baca teks pidato monoton, kita mulai agar tak membosankan dan menjadi destinasi wisata pendidikan, terutama pendidikan politik. Sehingga akan banyak masyarakat atau mahasiswa yang mau hadir dan mengikuti sidang paripurna,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR dalam pembacaan Nota pengantar RAPBD 2019.
Perubahan yang diusung Bupati dalam sidang paripurna kali ini adalah dengan menghadirkan slide dan menampilkan serta memaparkan program-program pemerintah menggunakan proyektor. Sehingga dengan adanya slide masyarakat dan anggota dewan yang hadir bisa mengetahui secara gamblang tujuan pembangunan di Jember.
“Dengan menampilkan slide seperti ini sebenarnya hal sepele, tapi selama ini belum pernah penyampaian RAPBD menggunakan ini. Dengan menampilkan beberapa rencana program pemerintah masyarakat bisa mengetahui rencana-rencana kinerja pemerintah,” beber dia.
Selain itu juga untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa sidang paripurna ini isinya tidak hanya gontok-gontokan atau saling adu argument antara ekskutif dan legislatif.
Dalam sidang pembahasan RAPBD 2019 ini, bupati menyampaikan bahwa untuk tahun 2019 dua hal tujuan utama dalam perencanaan pemerintah kabupaten Jember. Hal ini sudah sesuai dalam RPJMD yaitu menjadikan Jember Mandiri dan Jember Kota Wisata dan Budaya.
“Pembangunan pada tahun 2019 nanti berbasis wisata serta pembangunan yang menjadikan Jember mandiri. Tidak hanya itu, pada tahun 2019 nanti, pemkab Jember juga meningkatkan jumlah beasiswa mahasiswa, dari rencana semula 5000 beasiswa, menjadi 7.185 beasiswa termasuk beasiswa bagi Hafidz dan Hafidzoh,” pungkas Bupati Jember. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.