Kejari Jember Tahan Kades Cangkring karena Korupsi ADD – DD

image_pdfsave PDFimage_printPrint this

Kepala Desa (Kades) Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Zaini, akhirnya ditahan penyidik pidana khusus (pidsus) Kejaksaan Negeri, Kabupaten Jember, Kamis (7/12/2017).

Oknum kades  ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penyelewengan dana desa (DD), anggaran dana desa (ADD), dan pengelolaan tanah kas desa (TKD) tahun anggaran (TA) 2015-2016.

“Setelah dua kali diperiksa sebagai saksi untuk kali ketiga langsung ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di lapas Klas II A Jember selama 20 hari ke depan untuk mempermudah pemeriksaan dan tidak menghilangkan bukti,” ujar Kasi Pidsus Kejari Jember, Asih.

Dari pemeriksaan awal, penyidik Kejaksaan Negeri Jember menemukan adanya dugaan penyelewengan anggaran hingga mengakibatkan kerugian keuangan negara senilai Rp 180 juta  dalam realisasi program DD, ADD dan pengelolaan TKD yang dilakukan oleh tersangka.

“Modusnya uang dari TKD dan dari bukti fisik pembangunan  ADD atau DD pada 2015 – 2016, penggunaan  proyek fisik, ada paving ada rehab kantor desa kemudian aspal dan pengelolaan TKD banyak ditemukan penyelewengan,” terangnya.

Atas perbuatannya, tersangka ZA dijerat UU nomor 31 tahun 1999 yang diubah dengan UU No 20 tahun  2001 pasal 2 dan 3, minimal empat tahun penjara.

Sebelumnya, kasus korupsi pengelolaan DD, ADD dan TKD juga menjerat Kades dan Bendahara Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji.

Keduanya kini telah mendekam di Lapas Kelas 2 A Jember setelah dijatuhi vonis penjara dan denda oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jawa Timur.

 

One thought on “Kejari Jember Tahan Kades Cangkring karena Korupsi ADD – DD”

  1. Tolong desa yang lain di pantau juga pak… berapa sih gaji kpl desa .. kok bisa cepat gonta ganti mobil alias kaya mendadak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.