Korban Tewas Jembatan KA Viaduk Asli Jember, Si Ayah Punya Firasat Buruk

image_pdfsave PDFimage_printPrint this

Salah satu korban tewas jatuh dari jembatan rel KA Viaduk Surabaya saat drama kolosal memperingati perang 10 November ternyata warga Jember. Adalah Bagus Ananda (17), jenazahnya telah dipulangkan ke rumah duka di Dusun Pondokrampal Desa Pondokjoyo Kecamatan Semboro Jember, Sabtu (10/11/2018) pukul 09.00 WIB.

Jenazah langsung dimandikan, disholatkan dan dimakamkan di pemakaman umum dusun setempat.
Ayah korban, Sumari menceritakan bahwa almarhum Bagus Ananda sudah dicegah supaya tidak menonton drama kolosal tersebut karena seminggu sebelumnya mengalami kecelakaan dan belum sepenuhnya sembuh.

“Sekitar seminggu sebelumnya, anak saya ini jatuh dari motornya (kecelakaan), kakinya luka dan setelah itu saya antar jemput anak saya ke sekolah. Tadi malam dia pamit untuk menonton drama tersebut, saya cegah karena kakinya masih luka, tapi memaksa dan berangkat dengan dibonceng temannya naik sepeda motor,” kata Sumari usai memakamkan anaknya tadi pagi.
Almarhum Bagus Ananda merupakan anak tersayang. Sempat berpindah-pindah sekolah demi menemani ayahnya bekerja.
Terakhir Bagus tercatat sebagai siswa kelas 10 SMKN 7 Surabaya, sedangkan ayahnya bekerja sebagai mandor kuli di Pelabuhan Tanjung Perak.
Mereka tinggal di Jalan Gurame 6 No. 27 Surabaya Utara 4 tahun sebelumnya. Bagus Ananda adalah anak bungsu dari 5 bersaudara dari pasangan Bapak Sumari dengan Ibu Suin.
Sumari mengakui 5 hari sebelum insiden ini, dirinya mempunyai firasat buruk akan meninggalnya anak bungsu kesayangannya ini.
“Sekitar 5 hari sebelumnya, saya bermimpi celana dalam saya dicuri orang, orang itu lalu lari, ketika saya teriaki maling, orang itu malah meringis (tersenyum meremehkan), itu firasat saya tidak enak,” cerita Sumari.
Dilansir dari detik.com, 3 penonton dinyatakan meninggal dunia di RSU. dr. Soetomo dan RS. PHC, berikut datanya :
Erikawati (9) tinggal di Jalan Kalimas Baru No. 61 Surabaya (jatuh dari Viaduk)
Helmi Suryawijaya (13) tinggal di Karang Tembok Gang 5 Surabaya (terlindas Kereta Api)
Bagus Ananda (17) tinggal di Jalan Ikan Gurami 6/27 Surabaya (jatuh dari Viaduk).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.