ASN Diwarning, Dukung Calon Pileg dan Pilres Disanksi Berat

image_pdfsave PDFimage_printPrint this

Apel pagi ini terasa begitu istimewa, mengingat di hari-hari biasa, apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Jember dipimpin para Kabag di lingkungan Sekretariat.
Namun kali ini, apel ASN dipimpin langsung Sekretaris Kabupaten Jember, Ir. Mirfano.
Dalam kesempatan itu, Mirfano, mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digaji dan diberi amanah oleh Undang-undang, untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan pada masyarakat dengan berpegang teguh pada aturan.
Terkait posisi ASN memasuki tahun-tahun politik yakni Pilleg dan Pilpres 2019 nanti, ASN hendaknya tetap berada pada posisi netral sesuai perundang-undangan.
Kata Mirfano, ada 3 pelanggaran dalam Undang – undang jika ASN terlibat aktif di politik dukung mendukung. Pertama pelanggaran kode etik. Pelanggar kode etik ini akan diberi sanksi sesuai mekanisme pemeriksaan secara intens oleh Majelis Kode Etik ASN.
Sanksinya mulai dari sedang hingga berat semisal penurunan pangkat, jabatan dan penghentian kenaikan pangkat.
Kedua, pelanggaran displin ASN. Pelanggar disiplin sanksinya jelas Pemecatan atau Pemberhentian secara tidak hormat.
Ketiga, Mirfano mengingatkan pelanggaran ranah pidana bagi pejabat atau pemegang kebijakan yang dengan sengaja mengarahkan staf dan atau memerintahkan kebijakan yang dipegangnya untuk mendukung salah satu calon yang disitu jelas-jelas akan merugikan calon-calon lainnya.
“Saya ingatkan hati – hati dalam berfoto selfie. Jangan sampai foto yang kalian ambil itu di sebelahnya ada foto calon atau foto-foto yang bisa disinyalir bisa mengarahkan, seperti kode jari, kode salam, dan lain sebagainya. Kecuali, itu kalian lakukan sendiri tanpa disebelah kalian ada calon atau gambar partai”, ungkapnya.
Sekkab Jember juga meminta agar setiap ASN yang mempunyai akun medsos agar lebih berhati-hati dalam memberikan komentar-komentar. “Ini juga, harus tetap kita jaga komentar di facebook,  instagram, dan twitter. Jangan sampai kalian memberi komentar dengan motif unsur politik, dan menjelek-jelekkan salah satu calon. Ingat..!! Hukumannya sanksi sedang hingga berat,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.