Di Jember Ada Komunitas Anak Muda Pesepeda Ontel BMX Keliling Bersih Bersih Rambu Lalin

image_pdfsave PDFimage_printPrint this

Rambu lalu lintas harus selalu bersih dari kotoran atau coretan apapun agar terlihat jelas oleh masyarakat pengendara di jalan raya. Tidak semua rambu dalam kondisi bersih.

Uniknya di Jember ada sebuah komunitas yang memiliki kegiatan rutin membersihkan rambu-rambu lalu lintas dari kotoran atau coretan. Nama komunitas itu adalah Komunitas Resik Rambu.
Komunitas ini baru berdiri sebulan lalu. Anggotanya masih belasan orang dan terdiri dari anak-anak muda yang punya hobi sama. Yakni bersepeda BMX.

Koordinator Komunitas Resik Rambu Febrioka hadir di Alun-Alun Jember, Minggu (14/10/2018) saat Hari Perhubungan Nasional.
Dia menjelaskan sebelum dibentuk, anggota Komunitas Resik Rambu sudah berkumpul sebagai Komunitas Jember BMX. Namun, aktivitas di komunitas hobi ini berkembang berikut gagasan “resik resik rambu” .
“Anggota kami setiap hari Minggu kumpul dan bersepeda di Alun-Alun Jember pas car free day. Kami lihat banyak rambu yang kotor. Dari situ inisiatif kami muncul untuk bersihkan rambu. Agar komunitas BMX ini juga punya kegiatan positif,” kata Febrioka yang akrab disapa Oki itu.
Oki mengatakan, perlengkapan yang selalu mereka bawa ngontel di antaranya kain pel, busa, sabun, dan minyak untuk membersihkan coretan cat. Para pengontel sepeda BMX ini berkeliling kawasan Jember mencari rambu yang kotor.
Dia mengatakan, meski mengusung kegiatan yang tidak biasa, kegiatan resik-resik rambu yang diadakan komunitasnya ternyata cukup disambut hangat masyarakat.
Dia mengaku tidak ada satupun masyarakat yang terganggu saat mereka tengah membersihkan rambu yang kotor yang mereka temukan.
“Sama sekali nggak ada yang merasa terganggu. Malah ini membantu masyarakat menjaga kebersihan lingkungan,” tuturnya dengan santai
Pria 27 tahun tersebut berharap kegiatan resik rambu yang dilakukan komunitas tersebut tidak hanya jadi tontonan masyarakat semata.
Tapi juga dapat membuka kesadaran pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kebersihan rambu lalu lintas mengingat fungsinya yang amat penting bagi pengguna jalan.
“Supaya jadi motivasi buat masyarakat agar sadar diri. Jangan mengotori lingkungan,” tukas Oki.
Dia juga berharap, pemerintah dapat lebih berperan dalam menjaga keutuhan dan kebersihan rambu lalu lintas yang merupakan milik negara itu. “Kami berharap dapat perhatian lebih dari pemerintah,” harapnya.
Komunitas Resik Rambu ini mengadakan aktivitas bersih-bersih rambu lalu lintas setiap Minggu pagi di lokasi car free day. Tepatnya di kawasan Alun-Alun Jember, Jawa Timur. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.