Faida Raih Penghargaan Terbaik Sebagai Penyusun Dokumen DIKPLHD se Jatim

image_pdfsave PDFimage_printPrint this

Penghargaan demi penghargaan terus diterima Kabupaten Jember di bawah kepimpinan Bupati Jember dr Hj Faida MMR dan Wakil Bupati Jember Drs KH Muqit Arief.

Kali penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Soekarwo kepada Bupati Jember dr Hj Faida MMR atas prestasinya sebagai penyusun terbaik Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Hidup Daerah (DIKPLHD) Kabupaten/Kota Jawa Timur 2017.

“Ini prestasi kesekian kali diberikan untuk Jember. Penghargaan ini dipersembahkan untuk seluruh masyarakat Jember sesuai salah satu upaya merealisasi 22 janji kerja bupati dan wakil bupati kepada rakyat,” ujar Bupati Jember dr Hj Faida MMR.
Bupati perempuan pertama di Jember menambahkan, dengan penghargaan tersebut akan lebih memacu jajaran pemerintah agar menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan baik.
Untuk diketahui, dokumen Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Hidup Daerah (DIKPLHD) ini disusun untuk melaksanakan amanat UU No 32/2009 Pasal 62 Ayat (2), dimana Pemerintah baik nasional maupun provinsi atau kabupaten/kota wajib untuk menyebarluaskan informasi lingkungan hidup kepada masyarakat.
Dokumen ini menunjukkan kinerja Pemerintah Daerah dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup selama satu tahun (dokumen tahunan). Publik berhak mengetahui tentang apa yang telah dilakukan pemerintah. Dan hal ini selaras dengan penerapan prinsip good governance dan akses informasi kepada publik, sebagaiman ditetapkan Undang- Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
Jenis-jenis informasi lingkungan hidup ini mengalami banyak perkembangan, Tahun 1982 namanya Neraca Lingkungan Hidup, berubah menjadi Neraca Kependudukan Dan Lingkungan Hidup (1986), Neraca Kualitas Lingkungan Hidup (1994), Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) (2002) dan terakhir tahun 2016 menjadi Dokumen Informasi Kinerja Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD).
Menariknya, sejak 2017 dokumen ini dipertandingkan atau dilombakan untuk memperoleh penghargaan NIRWASITA TANTRA, sebuah penghargaan yang diberikan kepada daerah yang memiliki kinerja terbaik dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Berbeda dengan penghargaan ADIPURA, penilaian penghargaan ini berbasis pada portofolio berkas Laporan Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (IKPLHD). Maka setiap daerah berusaha untuk menampilkan laporannya sebaik mungkin.
Selain menampilkan profil data kinerja pengelolaan lingkungan hidup, dokumen tersebut juga mewajibkan adanya penyaringan tentang isu-isu lingkungan hidup daerah dan analisis hubungan kausalitas antara unsur-unsur penyebab terjadinya persoalan lingkungan hidup, status, dan upaya untuk memperbaiki kualitas lingkungan (Pressure, State and Response Analysis).
Dengan model analisis seperti ini maka dokumen ini akan sangat bermanfaat bagi dokumen – dokumen perencanaan pembangunan daerah lainnya, seperti RPJM, RTRW dan RPPLH. Dokumen ini akan menjadi bahan masukan dan basis data penting dalam upaya pengarusutamaan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Sudah menjadi kebiasaan pembangunan di Indonesia, berbagai macam penghargaan, termasuk NIRWASITA TANTRA) ini menjadi insentif untuk menarik dan mendorong daerah bersunguh-sungguh dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Karena penilaiannya berbasis pada portofolio dokumen , maka wajib untuk mencermati aspek-aspek yang terkait dengan prosedur dan waktu, format dan tata tulis, sistematika, ketersediaan, Kualitas dan Validitas Data, teknik pengolahan dan analisis data khususnya dengan menggunakan Pressure State and Response Analysis. Terpenting dan substansial adalah respons dan kepemimpinan kepala daerah dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan hidup di daerah.
Sementara itu, penghargaan Gubernur Soekarwo kepada Bupati Jember tersebut diwakilkan kepada Sekda Jember Ir Mirfano di Surabaya, Jumat (12/10/2018) bersama-sama dengan daerah lainnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.