Layanan Adminduk Disebar Lagi, Kecamatan Layani Pendaftaran, Dispenduk Tetap Berwenang Mencetak

image_pdfsave PDFimage_printPrint this

Kabar gembira bagi warga Jember yang hendak mengurus dokumen Administrasi Kependudukan (Adminduk). Terhitung mulai Rabu (21/11/2018) warga tidak perlu ngantre di kantor Dispendukcapil seperti selama ini mengingat pendaftaran Adminduk dikembalikan ke Kantor Kecamatan.
“Iya Mas, mulai Rabu besok mengurus adminduk bisa lewat kecamatan. Pelayanan dikembalikan dan semua dilayani gratis. Itu untuk mencegah antrean di Dispenduk,” ujar Daryanto Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemkab Jember, Senin (19/11/2018).
Meski layanan dikembalikan ke Kecamatan meliputi berkas baru dan pembenahan, untuk cetak E KTP dan KK serta Akte Lahir tetap kewenangan Dispendukcapil.
“Pelayanan Kecamatan hanya untuk pengumpulan berkas dan pendaftaran mengurus adminduk, nanti pihak kecamatan yang membawa ke kantor Dispenduk. Layanan Kecamatan tidak bisa langsung jadi. Untuk E KTP dan KK maksimal 14 hari jadi, dan 21 hari untuk proses mengurus Akte Lahir,” beber Daryanto.
Daryanto tidak melarang bagi warga yang ingin mengurus adminduknya ke Dispendukcapil, dengan catatan membawa surat pengantar dari Kecamatan.
“Kalau ada warga yang ingin dokumen adminduknya langsung jadi, warga bisa mengurus sendiri ke Dispenduk dengan membawa surat pengantar dari Kecamatan, dan tidak boleh diwakilkan,” tambah mantan Camat Sumberbaru ini.
Daryanto menjelaskan, lamanya pengurusan adminduk melalui Kecamatan dikarenakan alat cetak E KTP jumlahnya masih terbatas, sehingga pihak kecamatan tidak bisa mencetak E KTP.
Plt Camat Tanggul Ahmad Fauzi menyambut baik perubahan layanan ini. Dia lantas mengimbau warganya untuk memanfaatkan pelayanan adminduk di kantor Kecamatan ini secara optimal. “Kami akan melayani secara maksimal dan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku, dan semuanya gratis,” ujar Ahmad Fauzi.
Menurut Fauzi, di Tanggul sendiri saat ini untuk kepengurusan dokumen adminduk mengalami penurunan, pada tahun 2017 pihaknya mencatat ada 13.122 orang sedangkan tahun 2018 hingga bulan November ini tercatat ada 5860 orang, data tersebut menunjukkan kalau semakin banyak warga yang telah memiliki dokumen Adminduk.
“Pemkab Jember telah berusaha memenuhi kebutuhan dokumen Adminduk untuk warga melalui program Bupati Ngantor di Desa yang selama ini digelar di Kecamatan Tanggul,” terang mantan Kasi Pemerintahan Kecamatan Sumberbaru ini.
Namun kata Fauzi, hal itu belum cukup mengurangi jumlah warga yang antre di Kantor Dispendukcapil. Untuk itu dia mengimbau warga agar membuat dokumen Adminduk di Kecamatan setempat.
“Kalau berangkat sendiri ke Kantor Dispendukcapil sehari jadi. Kami akan berusaha semaksimal mungkin pelayanan pembuatan dokumen Adminduk di Kecamatan tiga hari jadi terutama layanan cetak KTP elektronik,” beber Fauzi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.